Kamis, 16 Januari 2014

LAPORAN KIMIA UJI PROTEIN



UJI PROTEIN

A.      Tujuan               :      Untuk mengetahui adanya ikatan peptida dan unsur-unsur yang membentuk asam-asam amino yang ada dalam protein.

B.       Dasar Teori        :      a. Uji Biuret : menunjukkan adanya ikatan Peptida
                                        b. Uji Xantoprotein : menunjukkan adanya inti benzena pada asam amino
                                        c. Uji Timbalnitrat : menunjukkan adanya unsur belerang dari asam amino penyusun protein.

C.       Alat/Bahan        :      a. Tabung reaksi 4 buah
                            b. Pembakar spritus 1 buah
                            c. Penjempit kayu 1 buah
                            d. Kaki tiga 1 buah
                            e. Kasa 1 buah
                            f. Rak tabung 1 buah
                            g. Gelas kimia 100 ml 1 buah
                            h. Lumpang 2 buah
                            i. Alu 2 buah
                            j. Putih telur
                            k. Susu cair
                            l. Agar-agar
                            m. Buah Adpokat

D.      Cara Kerja
Larutan putih telur 1:1 dibuat dengan mencampur satu bagian putih telur dengan satu bagian air.
1.      Tes Biuret
a.       Pada 1 ml larutan putih telur ditambahkan 3 tetes larutan tembaga (II) sulfat 0,01 M. Kemudian tambahkan 1 ml larutan NaOH 2 M. Campurkanlah baik-baik dan amati perubahan yang terjadi.
b.      Ulangi langkah 1 dengan menggunakan susu cair, agar-agar dan buah adpokat. Bila ada yang tidak mudah larut setelah ditambahkan larutan NaOH, dipanaskan dahulu beberapa menit, lalu dinginkan.
2.      Tes Xantoprotein
a.       Pada 1 ml larutan putih telur ditambahkan 5 tetes asam nitrat pekat terbentuk gumpalan putih. Panaskan 1-2 menit warna berubah menjadi kuning. Setelah dinginkan tambahkan larutan NaOH 6 M sampai terbentuk warna orange.
b.      Ulangi langkah 1 dengan menggunakan susu cair, agar-agar dan buah adpokat. Jika zat padat yang digunakan,tambahkan terlebih dahulu 5-10 tetes air sebelum diberi pereaksi.
3.      Tes Timbalnitrat
a.       Ke dalam tabung reaksi yang berisi 1 ml NaOH 6 M ditambahkan 1 ml larutan putih telur. Didihkan selama 2 menit, lalu dinginkan. Kemudian asamkan dengan 2 ml asam asetat 3 M. Tambahkan 5 tetes larutan Pb(NO3)2 atau sampai terbentuk warna hitam yang menunjukkan terbentuknya senyawa Timbalsulpida (PbS)
E.       Ulangi percobaan ini dengan menggunakan susu cair, agar-agar dan buah adpokat, jika berupa zat pada, tambahkan 1 ml air.
F.        Hasil Pengamatan

Tes Biuret
Putih Telur
Susu Cair
Agar-agar
Buah Adpokat

Ungu Tua

Ungu kebiruan



Tes Xantoprotein
Putih Telur
Susu Cair
Agar-agar
Buah Adpokat

Jingga

Jingga


Tes Timbalnitrat
Putih Telur
Susu Cair
Agar-agar
Buah Adpokat

Hitam

Hitam



G.      Analisis Data
1.      Diantara bahan yang diuji, bahan mana saja yang mengandung
a.       Protein adalah Susu dan Putih Telur
b.      Cincin benzena adalah Putih Telur dan Susu
c.       Belerang Putih Telur dan Susu
2.      Pada pengujian untuk belerang, sampel protein dipanaskan dengan larutan 6 M selama 2 menit kemudian larutan itu diasamkan dengan asam asetat. Jelaskan manfaat dari masing-masing tindakan tersebut.
-Untuk mengetahui perubahan warna indikator sehingga dapat menentukan antara mengandung protein atau tidak.

H.          Kesimpulan
Dari hasil pengamatan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa:

- Bahan-bahan makanan yang memiliki ikatan peptida di antaranya: Putih telur
dan susu
- Bahan-bahan makanan yang memiliki cincin benzena di antaranya: Putih telur dan susu.
- Bahan-bahan makanan yang memiliki kandungan belerang di antaranya: Putih telur
dan susu

Tidak ada komentar:

Laman